kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Selasa Kliwon, 25 September 2007

 Ekonomi


BI Siapkan Pecahan Uang Kecil Rp 110 Milyar

Surabaya (Bali Post) -
Menjelang
Lebaran, Kantor Bank Indonesia (KBI) Surabaya menyiapkan stok penukaran uang pecahan kecil Rp 110 milyar. Jumlah ini meningkat 36% dibandingkan 2006 lalu. Peningkatan stok uang recehan ini dilakukan karena kebutuhan masyarakat uang pecahan kecil tumbuh menjelang Lebaran hingga 50%. Hal itu dikemukakan Deputi Pemimpin KBI Surabaya Mahmud di Surabaya, Senin (24/9) kemarin.

''Pertumbuhan kebutuhan masyarakat akan uang pecahan kecil ini, sejalan dengan peningkatan kesejahteraan baik upah buruh maupun gaji pegawai negeri sipil,'' katanya. Uang pecahan kecil yang disiapkan BI sama dengan 2006 lalu. Mulai pecahan Rp 1.000, Rp 5.000 hingga Rp 10.000. Jika kebutuhan melebihi stok yang disediakan, pihaknya siap menambahnya.

Menurut dia, untuk bank yang melayani penukaran uang pecahan kecil baru akan beroperasi H-14 atau dua minggu sebelum Lebaran. Sementara itu, memasuki awal puasa lalu, calo uang receh sudah mulai gentayangan di sekitar KBI Surabaya. Bila masyarakat menukarkan yang receh di PPUPK atau bank, masyarakat bisa menukar pecahan Rp 1.000-an sebanyak Rp 100.000. Jika uang receh ditukar melalui calo, masyarakat harus menyiapkan uang lebih Rp 10.000 - Rp 15.000. Misalnya, masyarakat yang ingin menukarkan recehan Rp 1.000 sebanyak 100 lembar melalui calo harus dibeli dengan harga Rp 110.000-Rp 115.000. Meski demikian, perdagangan uang receh melalui calo di sekitar KBI Surabaya masih sepi peminat. (059)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)