BI Siapkan
Pecahan
Uang Kecil
Rp 110
Milyar
Surabaya (Bali Post) -
Menjelang
Lebaran,
Kantor Bank Indonesia (KBI)
Surabaya menyiapkan
stok
penukaran uang
pecahan
kecil Rp 110
milyar.
Jumlah
ini
meningkat 36% dibandingkan
2006 lalu.
Peningkatan
stok
uang recehan
ini
dilakukan karena
kebutuhan
masyarakat
uang
pecahan kecil
tumbuh
menjelang Lebaran
hingga 50%.
Hal
itu
dikemukakan Deputi
Pemimpin KBI Surabaya
Mahmud
di Surabaya, Senin
(24/9) kemarin.
''Pertumbuhan
kebutuhan
masyarakat
akan
uang pecahan
kecil
ini, sejalan
dengan
peningkatan kesejahteraan
baik
upah buruh
maupun
gaji pegawai
negeri
sipil,'' katanya.
Uang
pecahan kecil yang
disiapkan BI
sama
dengan 2006
lalu.
Mulai
pecahan
Rp 1.000, Rp 5.000
hingga
Rp 10.000.
Jika
kebutuhan
melebihi
stok yang
disediakan,
pihaknya
siap
menambahnya.
Menurut
dia,
untuk bank yang melayani
penukaran
uang
pecahan kecil
baru
akan
beroperasi H-14
atau
dua minggu
sebelum
Lebaran.
Sementara
itu,
memasuki awal
puasa
lalu, calo
uang
receh sudah
mulai
gentayangan di
sekitar KBI Surabaya.
Bila
masyarakat menukarkan
yang receh
di PPUPK
atau bank,
masyarakat
bisa
menukar pecahan
Rp 1.000-an
sebanyak
Rp 100.000.
Jika
uang
receh ditukar
melalui
calo, masyarakat
harus
menyiapkan uang
lebih
Rp 10.000 - Rp
15.000. Misalnya,
masyarakat yang
ingin
menukarkan recehan
Rp 1.000
sebanyak 100
lembar
melalui calo
harus
dibeli dengan
harga
Rp 110.000-Rp 115.000.
Meski
demikian,
perdagangan
uang
receh melalui
calo di
sekitar KBI Surabaya
masih
sepi peminat.
(059)