Audiensi
dengan
Kapolda--
Gema
Perdamaian 2007
Undang 20.000
Peserta
PANITIA
Gema
Perdamaian 2007
beranjangsana ke
Mapolda Bali,
Senin (24/9)
kemarin.
Saat
beraudiensi dengan
Kapolda
Irjen Pol.
Paulus
Purwoko, MDA mengemuka
acara
Gema Perdamaian 2007
mengundang 20.000
peserta.
Artinya,
suara
perdamaian
akan
mengumandang
dari
Monumen Perjuangan
Rakyat Bali (Bajra
Sandi - red), Renon,
Denpasar
pada 11
Oktober 2007.
Ketua
Panitia
Gema Perdamaian
Gusti
Kade Sutawan
menyatakan
rencana
kegiatan Gema
Perdamaian 2007
didukung 162
organisasi
di Bali.
Peserta
yang terlibat
diyakini
mencapai 15.000
sampai 20.000
orang.
Mereka
dari
berbagai kalangan,
termasuk
anggota DPR-RI
dan
pencinta kehidupan
yang harmonis
dari
luar negeri.
''Pihak
asing yang
sudah
pasti mendukung
adalah
komunitas
India dan Tibet,''
tegasnya.
Panitia
Gema
Perdamaian 2007 yang menemui
Kapolda
dari berbagai
golongan.
Rombongan yang
dipimpin
Gusti
Sutawan itu
antara lain BR
Indra
Udayana (Hindu), Sudiarta
Indrajaya (Buddha),
C. Hadi
Wirawan (Tionghoa),
dll.
Indra
Udayana
berharap Kapolda
memberi
bantuan pengamanan.
Pasalnya,
Gema
Perdamaian 2007 melibatkan
puluhan
ribu peserta
termasuk
warga
asing di Bali.
''Kami
minta Pak
Kapolda
bisa hadir
nanti,
menyaksikan suara
perdamaian
dari
Bajra Sandi, Renon.
Dulu
mantan
Kapolda Mangku
Pastika
datang dan
bersama
kami membangun
cinta
kasih,'' katanya.
Kapolda
menyambut
baik
rencana aktivitas
yang digelar
Gusti
Sutawan dkk.
Jenderal
bintang
dua itu
langsung
memerintahkan
Karo Ops.
Polda
Bali Kombes
Pol.
Ismail Ernawi
menyiapkan
pasukan
pengamanan, termasuk
membersihkan
lokasi
dari segala
ancaman. ''Libatkan
tim
jihandak,
dan
areal kegiatan
harus
sudah steril
sejak
enam jam sebelum
acara
dimulai,'' tegasnya.
Irjen
Purwoko
tak mau
ada
kelompok ekstremis
yang sampai
lolos
atau masuk
panggung
acara
Gema Perdamaian 2007.
Pengamanan
yang diberikan
tak
jauh berbeda
dengan
pengawalan pejabat
negara,
seperti memeriksa
semua
orang yang mengikuti
kegiatan
perdamaian yang ke-5
itu.
''Apalagi
nanti
ada acara
buka
puasa bersama,
sekalian
menunjukkan
kebersamaan
dan
kerukunan antarumat.
Ini
bisa memecahkan
rekor,
kan
melibatkan 20.000
peserta,''
gurau
Kapolda. (kmb10/*)