kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Selasa Kliwon, 25 September 2007

 Bali


Sang Nyoman Suwisma
--

Bersiteguh
dengan Isu Lingkungan Bali

SALAH satu masalah mutakhir dan masa depan Bali ialah persoalan lingkungan. Kenyataan itu yang paling dicemaskan bakal calon gubernur Bali dari jalur PDI-P Bali, Sang Nyoman Suwisma. Dalam acara ramah-tamah dengan sejumlah tokoh masyarakat, intelektual, politisi dan kaum profesional, Minggu (23/9) siang di Wisma Bali Centre Denpasar, Suwisma mengungkapkan kecemasannya tentang kritisnya lingkungan Bali. Ia pun akhirnya secara terus-terang mengungkapkan mengapa ia bersiteguh dengan isu lingkungan.

''Ada beberapa hal yang membuat saya miris melihat alam Bali. Cukup signifikan jumlahnya yang ada di beberapa daerah di Bali, pertanian Bali yang mulai termarginalkan dan sistem yang dibangun dari kearifan lokal masyarakat Bali mulai tergerus oleh kepentingan-kepentingan sesaat, ditambah dengan gencarnya global warning yang dikumandangkan dunia membuat saya terus concern mengumandangkan isu lingkungan dan berupaya menawarkan solusi-solusi ke arah perbaikan lingkungan,'' aku Suwisma.

Menurutnya, masalah lingkungan Bali tak bisa ditawar lagi karena ini telah menjadi persoalan dunia. Dalam momentum pilkada tingkat gubernur ini, ia berkesempatan mengajak seluruh masyarakat Bali untuk membangun alam Bali ke arah yang lebih baik.

Dalam kaitan program lingkungan, berbagai pihak telah digalang Suwisma untuk menghijaukan Bali kembali, di antaranya menggandeng aktivis lingkungan Made Mangku dari SKPPLH, masyarakat pertanian dan pedesaan di seluruh Bali dengan menawarkan penggunaan pupuk Nasa, menanam pohon kemiri dan pisang serta secara nyata turun ke desa-desa untuk mengajak secara langsung memperhatikan lingkungan.

''Karena satu visi, saya dukung program-program Pak Suwisma karena apa yang saya lakukan selama ini juga bertujuan untuk melestarikan lingkungan,'' ungkap Made Mangku.

Obsesi Suwisma ke depan adalah menjadikan Bali nyaman, aman, damai dan sejahtera. Dan ia ingin memulainya dari lingkungan dan berupaya mensejahterakan masyarakat pertanian secara luas karena mereka harus terlebih dahulu disejahterakan. Tetapi ia tak mengingkari bahwa bagaimanapun Bali harus dibangun secara holistik. ''Namun tetap harus ada prioritas dan dari mana kita memulainya,'' kata Suwisma.

Keteguhannya tak tergoyahkan, yakni membenahi lingkungan Bali bersama-sama masyarakat Bali. ''Jadi mohon dimengerti mengapa saya harus memulainya dari pembenahan alam lingkungan Bali dan berupaya mencoba mensejahterakan masyarakat pertanian,'' aku Suwisma di hadapan rekan-rekannya.

Pada kesempatan itu Suwisma menerima masukan dan dukungan tentang berbagai aspek pembangunan Bali berkaitan dengan dirinya sebagai bakal calon gubernur Bali dari jalur DPI-P. Di antara mereka yang mendukung Suwisma adalah Ketua PAC PDI-P Rendang Karangasem Wijaya Mataram, Ketua PAC PDI-P Banjarangkan, Klungkung Atmaja dan beberapa lagi PAC dari daerah lain di Bali. Dasar dukungan mereka di antaranya bahwa Suwisma dinilai bersungguh-sungguh menjalankan visi misinya kelak, itu terlihat dari aktivitasnya sehari-hari yang begitu familiar, low profile dan pekerja keras. Bagi Suwisma, semua masukan dan dukungan itu sangat berharga baginya dan menjadi kajian bagi timnya untuk melangkah ke depan. (r/*)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)