Lagi,
Siswi SMA 1
Susut ''Kerauhan''
Bangli
(Bali Post) -
Kerauhan
(kesurupan)
kembali
menimpa salah
seorang
siswi SMA 1 Susut,
Kadek Diana
Agata.
Dia
yang sempat
kerauhan
pada 19 September
lalu,
Senin (24/9) kemarn,
selepas
upacara bendera
pukul 08.30
wita
kembali menjerit
kesurupan.
Dia
pun langsung
dipapah
menuju pelinggih
padmasana
sekolah
setempat.
Mengingatkan
bahwa
sampai saat
ini
sekolah belum
juga
melangsungkan ritual
mayadnya.
Padahal
sebelumnya
sudah
sempat diingatkan
saat Diana
kerauhan
bersamaan
dengan
seorang guru kesenian,
Jero
Sumardi.
Kepala
SMA 1 Susut,
Jero
Mangku Nyoman
Sadia,
mengakui belum
melakukan ritual
yadnya
berskala besar
seperti
ngeresi gana.
Rencananya, ritual
itu
baru
akan dilakukan
setelah
pembangunan satu unit
gedung
bertingkat serta
dua
renovasi berat
tuntas
dilakukan.
Mengenai
kesurupan yang
menimpa Diana,
pihaknya
sejatinya
sudah
melaksanakan ritual yadnya.
Secara
pribadi,
pihaknya
juga
sudah menelusuri
keadaan Diana
di
rumahnya.
Informasi
yang berhasil
didapat
pihaknya dari
sekitar
rumahnya menyebutkan
dia
sudah biasa
kesurupan
sejak
masih menginjak
bangku SLTP.
Bukannya
lantaran
hal itu
membuat
pihaknya menyangsikan
kesurupan yang
dialami. ''Kami
tetap
akan
melangsungkan ritual
upacara
secara besar-besaran
di
sekolah. Tetapi
masih
harus menunggu
proses
pembangunan tuntas
dilakukan,''
ujarnya.
Kadis
Pendidikan
Pemkab
Bangli, Ir. A.A. Ngurah
Samba, mendesak agar
pihak
sekolah segera
menggelar ritual agama.
Atau
menanyakan
pada
orang pintar.
(kmb17)