Dua
Pasien ''Suspect''
Pulang
---
Ruang
Nusa
Indah RS Sanglah
Kosong
KEPULANGAN
Kadek
Tiwik (2) warga
Desa
Bongkasa Abiansemal
dan
Gusti Ayu
Putu
Putri Nabila (1,7)
warga
Jalan Gunung
Mangu
Denpasar, Kamis
(13/9) kemarin,
menjadikan
ruang
Nusa Indah RS
Sanglah
kosong.
Ruangan
yang khusus
merawat
pasien flu burung
ini
kemarin pun lengang.
Total pasien suspect flu
burung yang
pernah
dirawat di
ruang
Nusa Indah
berjumlah 26
orang.
Dua
di
antaranya diketahui
positif flu
burung,
sementara sisanya
negatif.
Sekretaris
Penanganan Flu
Burung RS
Sanglah
dr. Ken Wirasandhi
beberapa
waktu
lalu mengatakan
pasien suspect yang
ternyata
negatif flu
burung
ternyata menderita
penyakit
tropik lain
seperti DHF,
tifus
dan radang
tenggorokan.
''Ciri-ciri
penyakitnya
sama.
Karena
mempunyai latar
belakang
pernah
kontak dengan
unggas,
jadi dianggap suspect
dan
dirawat sesuai
dengan
prosedur flu burung.
Selama
ini
dari hasil
pemeriksaan
sampel
darah di
Litbangkes
hanya
dua yang positif,
sementara
sisanya
mengidap penyakit DHF,
tifus
atau radang
tenggorokan,''
jelas Ken.
Untuk
masalah
pembayaran, Ken menambahkan
pasien yang
dinyatakan
negatif flu
burung
hanya dikenakan
biaya
setelah hasil lab
dari
Litbangkes keluar.
''Jadi
biaya
perawatan sebelum
hasil
tersebut keluar
ditanggung
negara.
Jika
hasilnya positif
maka
biaya
akan ditanggung
sepenuhnya
oleh
negara hingga
ia
sembuh,'' tutur Ken.
Sementara
alasan
pasien belum
diperbolehkan
pulang
meski hasil
tes
Litbangkes negatif,
Ken menjelaskan
pasien
tetap harus
dirawat
sampai penyakitnya
sembuh.
''Misalnya
jika
terkena DHF, harus
tetap
dirawat sampai
sembuh,
walau hasil
tes
labnya sudah
keluar,''
imbuhnya.
(san)