kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Senin Umanis, 23 Juli 2007

 Mancanegara


Radar Bandara Brazil Rusak,
Pesawat Ditolak Mendarat  

Sao Paulo-
Setelah
kecelakaan pesawat yang menelan ratusan korban jiwa Jumat malam, sistem penerbangan Brazil yang sudah tercoreng kembali harus menanggung malu.

Akibat kerusakan pada radar di Amazon menyebabkan negeri ini harus memerintahkan semua pesawat rute internasional untuk balik lagi ke negaranya atau mendarat di bandara terdekat. Insiden memalukan ini terjadi beberapa jam setelah Presiden mengumumkan peningkatan upaya keselamatan pasca tragedi Jumat.

Matinya radar terjadi mulai pukul 11.45 siang hingga Minggu dini hari (22/7) disebabkan oleh masalah kelistrikan. Hal ini memaksa banyak pesawat dari AS yang hendak menuju Brazil dipaksa kembali ke bandara pemberangkatan atau melakukan pendaratan tak terjadwal di bandara dari Puerto Rico hingga Chile.

Delapan dari 17 pesawat yang terbang di jangkauan radar harus terbang menuju rute berbeda dan beberapa maskapai membatalkan penerbangan menuju negeri Samba.

Brazil memiliki masalah rumit dalam penundaan dan pembatalan yang acapkali terjadi dalam penerbangan domestik dalam 10 bulan terakhir, namun matinya radar terjadi untuk pertama kali dan mempengaruhi penerbangan internasional

"Benar-benar kacau, saya tak pernah melihat hal macam ini sebelumnya dan membuat segalanya menjadi tidak aman," ujar Eli Rocha (52) dari Oklahoma City yang ingin melakukan penerbangan menuju Dallas di bandara internasional Sao Paulo. Bandara kemudian dipenuhi oleh warga Amerika yang tiba atau mengalami penundaan penerbangan dan pengalihan pendaratan.

Kekacauan ini tepat terjadi setelah pidato Presien Luiz Inacio Lula da Silva Jumat malam yang mencoba menenangkan warganya dengan menerangkan upaya-upaya keselamatan baru. Pemerintah juga mengatakan akan membangun sebuah bandara baru di Sao Paulo, tempat di mana pesawat Airbus 1320 milik maksapai TAM mengalami kecelakaan dan menewaskan 192 orang.

Matinya radar disebabkan oleh arus pendek dalam perawatan rutin Jumat malam di kota Manaus. Listrik baru bisa dihidupkan lagi Minggu dini hari dan sistem radar bisa difungsikan lagi satu jam kemudian.

Masalah ini juga memaksa American Airlines mengalihkan 13 pesawat tujuan Brazil dari New York, Miami dan Dallas tutur jubir perusahaan Mary Frances Fagan.

Dua pesawat milik American Airlines dari Sao Paulo menuju Miami melakukan pendaratan tak terjadwal di kota Manaus, terang Celso Gick jubir penguasa bandara Infraero Brazil. Media Brazil juga melaporkan pesawat milik maskapai ini mendarat di Santiago, Chile. (ton/ap)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)