kembali ke halaman depan
bunga2.gif (1033 bytes)  Minggu Wage, 1 Juli 2007 tarukan valas
 

SURAT PEMBACA


Kritik tak Selesaikan Masalah Lapindo

Kunjungan kerja dua hari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Sidoarjo menuai kritikan beberapa pihak karena dinilai tidak mendatangkan manfaat kongkret bagi ratusan pengungsi korban lumpur Lapindo. Di samping itu ada yang mengganggap bahwa langkah tersebut sangat terlambat dan tebar pesona.

Sungguh aneh bila inisiatif seorang presiden untuk terjun langsung melihat persoalan rakyat dianggap tindakan yang terlambat, tidak menyelesaikan masalah dan tebar pesona. Bagaimana persoalan bangsa ini akan selesai bila setiap saat ditanggapi tidak simpati oleh berbagai pihak. Bukan mencari solusi bersama tetapi malah memanasi suasana.

Mungkin langkah SBY sebagai presiden dianggap terlambat, tetapi haruslah diingat bahwa masalah bangsa dan negara bukan hanya masalah Lapindo. Masih banyak masalah lain yang perlu diselesaikan SBY. Sebagai Presiden tidak mungkin mengurus satu masalah saja. SBY tentunya telah memberikan sebagian wewenangnya kepada para menterinya sesuai bidangnya masing-masing. Demikian juga dalam masalah korban luapan lumpur Lapindo Presiden telah mendelegasikan kepada para menterinya untuk menjebatani para korban dengan Lapindo.

Namun bila Presiden memang berkeinginan untuk berkantor sementara di Surabaya untuk terlibat lebih dekat dengan korban Lapindo, merupakan suatu bukti perhatian seorang presiden terhadap masalah rakyatnya. Hal ini seharusnya  dihargai, bukan dicemooh.

 

Mustofa
Jl. Benda
Cilandak Timur
Jakarta

 

 

ke atas

 
LIVE RADIO GLOBAL
Live Radio Global FM Kinijani

 

ACARA RADIO & TV

 

CUACA

www.bali-travelnews.com