kembali ke halaman depan
bunga2.gif (1033 bytes)  Minggu Wage, 1 Juli 2007 tarukan valas
 

Mimbar Agama Buddha


Apakah Anda Tidur Nyenyak Semalam?

DALAM satu bulan terakhir, entah berapa banyak orang yang sudah menyampaikan keluhannya tentang tidak bisa tidur. Saya yakin, mereka hanya sebagian kecil dari lapisan masyarakat yang mempunyai gangguan tidur. Sebagian besar dari mereka menggunakan obat sebagai alat bantu agar bisa tidur. Itu pun tidak memberikan jaminan bahwa mereka akan bisa tidur nyenyak.

-------------

 

Nampaknya, masalah tidak bisa tidur sudah ada sepanjang peradaban manusia. Di zaman Buddha Gotama, masalah ini pernah diperbincangkan; sebagaimana tercatat dalam Anggutara Nikaya, Kelompok Tiga. Ketika itu Buddha Gotama berada di negara Alavi dan di beristirahat di tempat yang sangat sederhana; di atas tumpukan daun yang ditebarkan di jalur ternak, di hutan Simsapa. Kondisi cuaca juga tidak ramah karena sedang dalam musim hujan dan penuh es, angin dingin bertiup kencang.

Ketika berjalan di jalur ternak, Hattakha dari Alavi, bertemu dengan Buddha Gotama. Setelah memberi hormat dan duduk di satu sisi, Hattakha bertanya, ''Apakah Bhante telah tidur nyenyak?'' Sang Buddha menjawab dengan tegas, ''Ya, pangeran, aku telah tidur nyenyak. Di antara mereka di dunia yang selalu tidur nyenyak, akulah salah satunya.''

Hattakha masih ragu. Dia menjelaskan kondisi tidak nyaman yang ada pada saat itu, namun Buddha Gotama mengatakan tidur nyenyak dan menjadi salah satu dari mereka di dunia yang selalu tidur nyenyak.

Buddha Gotama menjelaskan tentang kemewahan rumah dan tempat tidurnya; ditutupi permadani, wol, bentangan kulit rusa, hiasa bunga, dengan tirai di atas kepala dan bantal merah menyala, lentera yang menyala, serta empat istri yang melayani dengan baik. Apakah para penghuninya tidur nyenyak?

Sampai sekarang, kenyamanan tempat tidur menjadi bahan promosi dalam menawarkan tidur yang lelap. Apakah semua kemewahan tersebut sudah menjamin Anda tidur nyenyak? Banyak orang kaya, dengan tempat tidur yang nyaman dan tenang, namun tetap mempunyai gangguan tidur. Mereka tidak bisa tidur nyenyak sepanjang malam sehingga dibantu dengan obat tidur dan menjadi ketergantungan dengan obat tidur.

''Apakah tidak mungkin di dalam diri perumah tangga ada rasa kesal pada tubuh dan pikirannya, yang disebabkan oleh keserakahan atau nafsu, kebencian, dan kebodohan batin yang menyiksanya?'' tanya Buddha Gotama kepada Hattakha.

''Mungkin saja demikian, Bhante.''

''Nah, pangeran. Nafsu, kebencian, dan kebodohan batin yang menyiksa perumah tangga itu yang menyebabkan dia tidak dapat tidur nyenyak, telah ditinggalkan oleh Sang Tathagata, terpotong di akarnya, dibuat gersang seperti tunggul-pungkur pohon palem, terhapus sehingga mereka tidak lagi bisa muncul di masa mendatang. Oleh karena itulah, pangeran, aku telah tidur nyenyak.''

Apakah Anda telah tidur nyenyak semalam? Pada umumnya, mereka yang tidak bisa tidur mempunyai masalah dalam pikiran bawah sadarnya. Mereka diliputi dengan kecemasan, perasaan khawatir yang berlebihan, keinginan yang tidak ada habis-habisnya, dan segala pikiran negatif lainnya.

Tiap orang yang bertanya kepada saya, tidak ada cara lain yang bisa saya lakukan kecuali menganjurkan mereka belajar meditasi. Dengan bermeditasi, seseorang akan berlatih untuk menguatkan pikiran baiknya. Mereka yang selalu bermeditasi akan tidur nyenyak tiap hari dan menjadi salah satu yang tidur nyenyak di dunia ini. Namun yang sungguh disayangkan, banyak orang yang enggan melakukan meditasi.

 

 

ke atas

 
LIVE RADIO GLOBAL
Live Radio Global FM Kinijani

 

ACARA RADIO & TV

 

CUACA

www.bali-travelnews.com