Apakah
Anda Tidur Nyenyak Semalam?
DALAM
satu bulan terakhir, entah berapa banyak orang yang sudah
menyampaikan keluhannya tentang tidak bisa tidur. Saya yakin,
mereka hanya sebagian kecil dari lapisan masyarakat yang mempunyai
gangguan tidur. Sebagian besar dari mereka menggunakan obat
sebagai alat bantu agar bisa tidur. Itu pun tidak memberikan
jaminan bahwa mereka akan bisa tidur nyenyak.
-------------
Nampaknya, masalah tidak bisa tidur sudah ada
sepanjang peradaban manusia. Di zaman Buddha Gotama, masalah ini
pernah diperbincangkan; sebagaimana tercatat dalam Anggutara
Nikaya, Kelompok Tiga. Ketika itu Buddha Gotama berada di negara
Alavi dan di beristirahat di tempat yang sangat sederhana; di atas
tumpukan daun yang ditebarkan di jalur ternak, di hutan Simsapa.
Kondisi cuaca juga tidak ramah karena sedang dalam musim hujan dan
penuh es, angin dingin bertiup kencang.
Ketika berjalan di jalur ternak, Hattakha dari
Alavi, bertemu dengan Buddha Gotama. Setelah memberi hormat dan
duduk di satu sisi, Hattakha bertanya, ''Apakah Bhante telah tidur
nyenyak?'' Sang Buddha menjawab dengan tegas, ''Ya, pangeran, aku
telah tidur nyenyak. Di antara mereka di dunia yang selalu tidur
nyenyak, akulah salah satunya.''
Hattakha masih ragu. Dia menjelaskan kondisi tidak
nyaman yang ada pada saat itu, namun Buddha Gotama mengatakan
tidur nyenyak dan menjadi salah satu dari mereka di dunia yang
selalu tidur nyenyak.
Buddha Gotama menjelaskan tentang kemewahan rumah
dan tempat tidurnya; ditutupi permadani, wol, bentangan kulit
rusa, hiasa bunga, dengan tirai di atas kepala dan bantal merah
menyala, lentera yang menyala, serta empat istri yang melayani
dengan baik. Apakah para penghuninya tidur nyenyak?
Sampai sekarang, kenyamanan tempat tidur menjadi
bahan promosi dalam menawarkan tidur yang lelap. Apakah semua
kemewahan tersebut sudah menjamin Anda tidur nyenyak? Banyak orang
kaya, dengan tempat tidur yang nyaman dan tenang, namun tetap
mempunyai gangguan tidur. Mereka tidak bisa tidur nyenyak
sepanjang malam sehingga dibantu dengan obat tidur dan menjadi
ketergantungan dengan obat tidur.
''Apakah tidak mungkin di dalam diri perumah tangga
ada rasa kesal pada tubuh dan pikirannya, yang disebabkan oleh
keserakahan atau nafsu, kebencian, dan kebodohan batin yang
menyiksanya?'' tanya Buddha Gotama kepada Hattakha.
''Mungkin saja demikian, Bhante.''
''Nah, pangeran. Nafsu, kebencian, dan kebodohan
batin yang menyiksa perumah tangga itu yang menyebabkan dia tidak
dapat tidur nyenyak, telah ditinggalkan oleh Sang Tathagata,
terpotong di akarnya, dibuat gersang seperti tunggul-pungkur pohon
palem, terhapus sehingga mereka tidak lagi bisa muncul di masa
mendatang. Oleh karena itulah, pangeran, aku telah tidur
nyenyak.''
Apakah Anda telah tidur nyenyak semalam? Pada
umumnya, mereka yang tidak bisa tidur mempunyai masalah dalam
pikiran bawah sadarnya. Mereka diliputi dengan kecemasan, perasaan
khawatir yang berlebihan, keinginan yang tidak ada habis-habisnya,
dan segala pikiran negatif lainnya.
Tiap orang yang bertanya kepada saya, tidak ada
cara lain yang bisa saya lakukan kecuali menganjurkan mereka
belajar meditasi. Dengan bermeditasi, seseorang akan berlatih
untuk menguatkan pikiran baiknya. Mereka yang selalu bermeditasi
akan tidur nyenyak tiap hari dan menjadi salah satu yang tidur
nyenyak di dunia ini. Namun yang sungguh disayangkan, banyak orang
yang enggan melakukan meditasi.