kembali ke halaman depan
bunga2.gif (1033 bytes)  Minggu Wage, 1 Juli 2007 tarukan valas
 

BERITA


Kemarau
Basah Landa Bali 

Denpasar (Bali Post) -
Kendati
saat ini secara umum sudah memasuki musim kemarau, di sejumlah kawasan di Bali masih berpeluang tumbuh awan dan potensi hujan ringan.

Menurut Kabid Data dan Informasi BMG Wilayah III Denpasar Ir. H. Sutrisno, M.Sc., turunnya hujan di musim kemarau ini dikenal dengan fenomena kemarau basah.

Dijelaskannya, angin timuran membawa masa udara basah di mana berpeluang membentuk pertumbuhan awan yang disertai hujan ringan di atas langit Bali dan Nusa Tenggara. "Itulah sebabnya dalam dua tiga hari ke depan akan tetap ada hujan ringan dan mendung di beberapa kawasan di Bali," ujar Sutrisno.

Sementara itu, gelombang laut dalam dua tiga hari ke depan berkisar antara 1 - 2 meter dengan arah tetap dari timur ke tenggara. Kondisi ini agak membaik dibanding dua hari sebelumnya di mana kecepatan angin mencapai 29 - 47 km/jam yang menyebabkan gelombang laut di selatan Bali mencapai lebih dari 3 meter.

Masih terkait pantauan BMG III Denpasar, dalam sepekan terakhir hampir setiap hari terjadi gempa bumi di zona selatan yang membentang dari Sumatera sampai ke Maluku. Jumat (29/6) misalnya terjadi gempa di kedalaman 100 km sekitar 77 km arah tenggara Gorontalo. Sementara Sabtu (30/6) kemarin gempa berkekuatan 5,6 SR terjadi di barat daya Cilacap, Jateng. (056)

 

 

ke atas

 
LIVE RADIO GLOBAL
Live Radio Global FM Kinijani

 

ACARA RADIO & TV

 

CUACA

www.bali-travelnews.com