Pementasan
Arja
Semarakkan Penyuluhan
HIV/AIDS
KPA Badung
Sasar
Karang Taruna
Denpasar
(Bali Post) -
Langkah
Komisi
Penanggulangan AIDS (KPA)
Daerah Kab.
Badung
yang dikomandani Drs.
Ketut
Sudikerta dalam
mensosialisasikan
penyuluhan HIV/AIDS
benar-benar
mendapat
acungan
jempol berbagai
pihak.
Untuk
sosialisasi, KPAD
Badung kali
ini
kembali menggelar
penyuluhan
bahayanya HIV/AIDS
dengan
menyasar kelompok
remaja
dan karang
taruna
melalui media tradisional
Arja
Muani Akah
Canging
di Kelurahan
Kuta,
Kecamatan Kuta,
Kamis (13/12)
kemarin.
Sebelumnya,
KPA telah
melakukan zero survey
pada
kelompok risiko
tinggi
pekerja seks
komersial (PSK),
panti
pijat dan salon.
Dalam
pengarahannya,
Sudikerta
menekankan agar
remaja (anak
sekolah)
selalu
menjaga sikap yang
positif,
mengisi
waktu untuk
menempa
ilmu, dan
jangan
mencoba mencicipi
narkoba,
karena HIV/AIDS
merupakan
salah
satu dampak
buruknya.
KPA Badung
merupakan
wadah
informasi tentang
HIV/AIDS.
KPA Badung
akan
selalu
berupaya keras
menanggulangi
masalah HIV/AIDS
di Bali,
khususnya
di
Kabupaten Badung.
Sebab,
Badung sudah
menduduki
peringkat ke-2
setelah Kota
Denpasar,
dengan
jumlah kasus 341
orang, 19
orang
dinyatakan sudah
meninggal
karena AIDS.
Kasus
terbanyak menyerang
usia
produktif.
Salah
satu
upaya yang dilakukan
Pemkab
melalui KPA Kab.
Badung
dengan
memberikan penyuluhan
dan
sosialisasi mengenai
perkembangan
dan
penularan HIV/AIDS melalui
jarum
suntik, konsumsi
obat-obat
terlarang,
seks
bebas, gonta-ganti
pasangan.
Upaya
pencegahan lain,
menggunakan
kondom
sesuai tema AIDS
tahun
ini, "Pekan
Kondom".
Jaga
kesehatan
diri
sendiri, dan
anjurkan
ke
hidung belang
untuk
memakai kondom.
Penderita
HIV/AIDS jangan
dikucilkan.
Berikan
dorongan
hidup agar
penderita
mau
memeriksakan dirinya
dan mau
berobat.
"Kita
sekarang
sedang
mengorek jumlah
kasus yang
sebenarnya,
karena
menurut estimasi,
diperkirakan
di
Badung terdapat 1.041
orang
dengan HIV/AIDS," katanya
usai
membuka acara
tersebut.
Kegiatan
ini
akan
terus
berlanjut hingga
hari
Minggu mendatang.
Kegiatan
ini
tidak saja
diberikan
pada
remaja.
Jumat
(14/12) ini
juga
digelar untuk
seluruh
karyawan/karyawati Pemkab
Badung
di Wantilan
Kantor
Bupati Badung
dan di
SMA Widya
Bratha
Mengwi.
Dalam
kesempatan
tersebut,
Wabup
Sudikerta memberikan
surprise kepada 4
orang
siswa yang mampu
menjawab
pertanyaan yang
dilontarkan,
masing-masing
Rp 50.000.
Mereka
adalah
Ayu Martini, Risky, Hari
Parman,
dan Sari Ratna. (r/*)