kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Rabu Paing, 17 Oktober 2007

 Olahraga


Pelatda Tenis Bali--
Minimal Ikuti Dua Turnamen 

Denpasar (Bali Post) -
Para petenis putra dan putri Bali selama ini kurang mendapat kesempatan mengikuti turnamen nasional dalam upaya mendongrak poin. Kenyataan ini merupakan kendala dalam persiapan menghadapi Pra-PON dan PON XVII/2008 di Kaltim.

Oleh karena itu, dua turnamen nasional, yakni Nusa Dua Terbuka yang digelar mulai 22 Oktober nanti, dan Cigna Terbuka, menjadi sasaran utama. Pelatih Candra Widhiarta (putra) dan Sediati Merdianingsih (putri) akan mengupayakan agar asuhannya bisa turun dalam dua kejuaraan tersebut.

''Eko Putra dan kawan-kawan harus mengikuti kedua turnamen tersebut. Selain untuk menambah poin, juga bisa menjajal kekuatan lawan-lawan yang akan dihadapi pada PON,'' tegas Candra di sela-sela pertemuan para pelatih dan pengurus KONI Bali dengan PPKORI di Kampus FK Unud, Denpasar, Selasa (16/10) kemarin.

Sejak pelatda awal Oktober lalu, petenis Bali baru bisa melakukan pelatihan tiga kali seminggu tiap Jumat, Sabtu dan Minggu di Lapangan Lumintang dan KONI Bali. Iben Zulkarnaen masih sekolah di Ragunan, Jakarta. Eko Putra, Fajar Bagiastra sering terkendala kerja. Hanya Sana Darmawan yang relatif tidak ada maslah berarti karena masih duduk di SMA.

Petenis putri lebih tidak solid. Ayu Fani berdomisili di Jakarta, dan Komang Sri Maryati sekolah di Yogyakarta. Praktis Sediati hanya bisa memoles Nadia Diantari dan Wiwin. ''Turun minimal di dua turnamen nasional adalah target kami. Mudah-mudhan pengurus Pelti dan KONI Bali memberikan dukungan dana,'' harap Sediati. (kmb11)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)