Wayan
Adnyana--
Berlatih
Tiap
Hari
POSTURNYA
relatif
kecil dibandingkan
rekan-rekannya.
Namun,
perawakannya yang pendek
tidak
menghalangi Wayan
Adnyana. Striker SMAN 1
Gerokgak (Smarak)
ini
sering mengancam
gawang
lawan dan
rajin
memberikan umpan-umpan
matang
kepada teman
setimnya.
Permainan
tersebut
ditampilkan
Adnyana
saat Smarak
meladeni SMAN 3
Singaraja (Smantiara)
pada
pertandingan pembuka
Liga
Pelajar Bali Post (LPBP) III/2007
Kabupaten
Buleleng
di
Stadion Mayor Metra,
SIngaraja,
Senin (15/10)
lalu.
Awalnya
SMAN 1 Gerokgak
hanya
unggul 1-0 di
paro
pertama. Namun,
begitu
Adnyana diberi
kepercayaana
pada
babak kedua,
serangan
Samarak
menjadi lebih
gencar
dan terpola.
Alhasil,
tiga
gol lagi
dihasilkan
ke jala
Smantiara.
Duduk--panggilan
akrab
Adnyana--memang
tidak
mencetak gol,
namun
kehadirannya sangat
berarti.
Ia
memberikan umpan
atas
dua gol yang
dibuat
rekannya. ''Saya
gembira
bisa menyumbangkan
umpan yang
akhirnya
berbuah
gol,'' ujar
putra
pasangan Kadek
Musiade
dan Ni Kadek
Parmiti
ini.
Kemampuan
yang dicapai
siswa
kelas I ini
diraih
berkat kerja
keras.
Ia tidak
bosan-bosannya
berlatih.
Selain
di sekolah,
Duduk
juga meluangkan
waktunya
menempa
diri di
klub
Putra Gebra yang
bermarkas
di
Banjar Madan,
Desa
Musi, Gerokgak.
''Saya
nyaris tiap
hari
berlatih,'' kata
Duduk
membuka rahasia
suksesnya.
Duduk
berharap
bisa
menjadi pemain
andalan PSSI
Buleleng, Bali
bahkan
nasional. ''Suatu
saat
saya ingin
menjadi
pemain hebat.
Jika
mungkin masuk
timnas,''
ungkap
pemuda berbintang
Sagitarius
kelahiran 12
Desember 1990
ini.
(ram)