Yayasan Taksu Bali Gelar Pameran
Diluncurkan, Produk Suplemen PRAS
Denpasar (Bali Post) -
Yayasan Taksu Bali (YTB) menggelar pameran batu permata
mulia dan benda-benda pusaka di Ruang Pameran Bawah
Ksirarnawa, Taman Budaya Denpasar. Pameran yang
dirangkai dengan gebyar pengobatan gratis ini dibuka
Senin (15/10) lalu dan akan ditutup Jumat (19/10)
mendatang.
Pameran yang merupakan kerja sama YTB dengan AP5I dan
DPP IPATRI ini digelar sekaligus sebagai peringatan HUT
ke-5 YTB dan HUT ke-6 Perguruan Seni Bela Diri dan
Tenaga Dalam Cakra Naga Siwa Sampurna (PSBTD CNSS). Di
samping Ketua YTB I Made Mastresna, S.E., M.Si. hadir
pada pembukaan pameran di antaranya Ny. IGA Mas Beratha,
Pande Wayan Suteja Neka, Tjokorda Oka Artha Ardhana
Sukawati (Cok Ace), Prof. Ngurah Nala, para dokter dan
para pengobat alternatif tradisional.
Ketua YTB sekaligus pinisepuh PSBTD CNSS, I Made
Mastresna, dalam sambutannya di antaranya menyebut
pameran ini digelar sebagai bentuk pengenalan dari
kekayaaan khazanah budaya tradisional Bali kuno di era
modern kini. "Banyak hal yang bisa kita gali dari
kekayaan budaya Bali kuno untuk diaplikasikan di era
modern kini. Misalnya, tentang kekuatan dari beragam
batu permata mulia untuk pengobatan atau kesehatan. Juga
tentang tata cara pengobatan alternatif atau tradisional
yang tak kalah dengan pengobatan modern," papar
Mastresna.
Pada kesempatan itu juga didemonstrasikan sejumlah
metode pengobatan alternatif yang langsung diperagakan
oleh I Made Mastresna. Di antaranya pembiusan pasien
tanpa sentuh dan tanpa obat-obatan dengan batu permata
mulia. Juga praktik menghentikan kebiasaan orang merokok
seketika. Saat itu, dua orang perokok berat yang jadi "pasien"
langsung bisa dihentikan kebiasaan merokoknya seketika.
Begitu selesai "diproses" I Made Mastresna, kedua
perokok itu mendadak jadi mual dan ingin muntah ketika
mencoba merokok lagi.
Yang tak kalah menarik, saat itu juga diluncurkan tablet
suplemen PRAS yang berkhasiat mampu menghilangkan
penyakit pinggang, rematik, asam urat, dan problem seks.
Uniknya, sekadar contoh, dua orang penderita gangguan
rematik yang minum PRAS saat itu, berselang sekitar 20
menit kemudian gangguan rematiknya langsung hilang.
Suplemen PRAS yang sudah mendapat legalitas untuk
dikonsumsi umum ini merupakan produk terbaru, salah satu
produk yang sudah dikeluarkan YTB, yang khasiatnya
memang luar biasa. (tin/*)