kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Kliwon, 22 Juni 2006

 Properti


Jeli Memilih ''Style'', Anda pun Betah di Rumah

SESEORANG yang memiliki sense of style yang baik adalah mereka yang memiliki kepekaan terhadap warna, skala dan proporsi seperti halnya kepekaan manusia dalam mendengarkan musik. 

Begitu banyak definisi tentang style. Tetapi, pada intinya adalah good taste. Ketika kita mengatakan seseorang mempunyai style atau taste, maka dia harus mempunyai kemampuan mengkombinasikan berbagai hal menjadi satu kesatuan yang harmonis dalam berbagai aspek, misalnya dalam fashion sampai pada penataan furniture.

Pada dasarnya style secara garis besar terbagi dua yaitu: Nationall Styles dan Period Styles. Sebagai contoh: English Style, American Style, Japanese Style adalah kategori National styles. Sedangkan Period Styles, dinamakan berdasarkan era saat style itu lahir dan populer seperti Renaisance, Restoration, Regence atau berdasarkan monarki sebagal contoh: Louis XIV dan Louis XV di Prancis ataupun Queen Anne, Geogian, Victorian di Inggris.

Tetapi ada beberapa sumber yang membagi style menjadi beberapa kategori berdasarkan faktor lainnya seperti: bentuk furniture dan motif sebagai contoh Baroque dengan ukiran-ukiran yang penuh. Rococo dengan kurva-kurva dan bentuk-bentuk kerang. Neoclassic dengan bentuk lebih sederhana dan simpel dari bentuk classic. Art Nouve dengan motif sulur-sulur dan floral. Berdasarkan nama desainer furniture seperti Chippendale, Hepplewhite atau berdasarkan geografi seperti Country Style dan Urban Style serta istilah populer lainnya seperti International style, Eclectic, Hi-tech, Minimalism dan sebagainya.

 

Temukan ''Style'' Sesuai Gaya Kita

 

Mengkombinasikan beberapa bahan, warna dalam suatu rumah dapat dikatakan susah-susah gampang. Secara sederhana dapat kita katakan ''Temukan style yang sesuai dengan gaya kita dan yang paling membuat kita nyaman''. Namun, pada praktiknya tidaklah sesederhana yang dibayangkan.

Anda dapat mulai mengira-ngira style apa yang cocok untuk anda, dengan istilah really look. Catat dan analisis mengapa anda menyukainya. Pikirkan baik-baik apa yang membuat anda senang dengan ruangan yang anda lihat di majalah misalnya. Lihat dan analisis, apakah anda menyukai arsitektur tradisional atau yang total bersih dengan garis-garis modern. Sebagai referensi tambahan, anda juga bisa mencari inspirasi dari setting program TV atau pun film.

 

Inspirasi Menentukan Style

Berikut ini panduan secara garis besar mengenai beberapa style yang dapat digunakan sebagai inspirasi dalam menentukan style rumah Anda.

 

Rustic Charm don Country Style

Style dengan tampilan dan materi yang berkesan apa adanya, dapat dilihat dari kayu yang tidak di-finishing atau di-finishing kasar. Terkadang, bentuk furniture begitu sederhana. Misalnya, berupa rak-rak tempat buku ataupun peralatan masak yang hanya digantung di atas dapur.

 

The 19th Century

Secara umum, gaya ini dapat dikatakan sebagai perkembangan gaya Victorian. Masa ini adalah era yang penuh dengan penjelajahan dunia baru sehingga begitu banyak pengaruh dalam style ini. Seperti pencampuran gaya exotic oriental, India, maupun Mesir serta Yunani.

Bahan-bahan yang digunakan seperti silk untuk wallpaper, China porcelain untuk lampu ataupun taplak meja, karpet dengan motif India dan Persia yang eksotik.

 

Modern Movements

Art Nouveau dan Art Deco, gaya Art Nouveau berkembang pada masa 1892-1900, pertama kali terjadi di Belgia dan meyebar ke Eropa sampai Amerika dengan nama yang berbeda, seperti Jugendstill di Jerman, Liberty di Inggris, Style Moderne di Prancis dan lain-lain.

 

Art Nouveau Style adalah gaya extravaganza dengan ornamen yang terinspirasi dari alam seperti flora yang penuh dengan sulur-sulur, kelopak bunga dan kecantikan wanita.

Art Deco Lahir di Paris 1925 pada sebuah pameran International Exposition des Arts Decoratifs. Pada pameran itu, ada dua pavilion yang lain dari peserta lainnya pada masa itu. Sampai-sampai ada pengunjung membuat lelucon bahwa kedua pavilion itu terbuat dari kotak-kotak peti kemas. Dengan style yang sangat kaku, geometrik, konstrukstif tipikal Rusia dan satu pavilion kecil sebuah majalah seni, L'Esprit Nouveau New Spirit), yang di desain oleh dua orang sepupu CharlesEdouard dan Pierre jeanneret yang dikenal sebagai Le Corbusier.

Style ini adalah gaya yang berkembang karena kejenuhan masyarakat akan art nouveau yang dianggap terlalu dekoratif. Sebagian besar format art deco adalah bentuk geometris yang lebih jazzy/stylish dan seringkali terinspirasi dari dunia Afrika, dengan kayu-kayu tropis, menggunakan motif inlays, zebra dan leopard.

 

Minimalism, Peiopon Style

Style ini sangat menghargai bentuk dan fungsi. Style ini sering kali memakai elemen-elemen hi-tech seperti flooring menggunakan vinyl, tiles ataupun metallic finishing, dengan warna-warna dominan putih.

 

Post-Modernism

Perkembangan style ini adalah manisfestasi dan neoclassicism dengan salah satu style seperti Gothic ataupun Rococo, sehingga terkesan bermain dengan sesuatu yang erat dengan sejarah atau sesuatu yang klasik, dirumuskan mejadi satu sehingga lebih berkesan kontemporer. Penggunaan pilar dan profil hanya sebagai elemen dekoratif dari pada benar-benar mendukung konstruksi bangunan. Warna yang dipakai adalah warna-warna pastel, seperti salem tua, terracotta pucat, biru kehijauan, pink, biru langit, lilac, yang sangat mempresentasikan tanah, udara dan langit.

Refrensi tentang style rumah itu penting dipelajari untuk menuntun Anda mewujudkan sebuah hunian yang sesuai dengan selera dan kebutuhan Anda. Dengan begitu, rumah Anda pun menjelma jadi sebuah ''istana'' yang membuat Anda betah berlama-lama tinggal di dalamnya.

(ian, dari berbagai sumber)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)