kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Jumat Pon, 28 Oktober 2005

 Nusantara


Marlip
, Mobil Hemat BBM

Jakarta (Bali Post) -
Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono menerima secara simbolis mobil Marmut Listrik LIPI (Marlip) hasil produksi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Penyerahan mobil listrik karya anak bangsa itu sebagai upaya agar pemerintah membantu penetrasi pasar Marlip. ''Kehadiran mobil hemat energi dan ramah lingkungan ini sangat tepat di saat bangsa Indonesia dan seluruh dunia mengalami krisis bahan bakar minyak (BBM) dan masalah lingkungan,'' ungkap Presiden usai menerima mobil Marlip di lapangan Monumen Nasional, Jakarta, Kamis (27/10) kemarin. 

Selain itu, lanjut Kepala Negara, ke depan mobil listrik harus tumbuh pesat untuk memecahkan persoalan fundamental di bidang energi dan lingkungan hidup. ''Karenanya, pada masa mendatang, mobil listrik ini bisa diproduksi secara massal dan bisa digunakan di kota-kota besar di seluruh Indonesia demi menjaga kelestarian lingkungan dan penghematan BBM,'' tuturnya.

 

Diakuinya, tenaga matahari selama ini belum dimanfaatkan secara optimal, padahal negara di kawasan Eropa sudah berhasil memanfaatkannya dengan baik. ''Karenanya ke depan tenaga panas matahari bisa dimanfaatkan untuk kemajuan teknologi kita terutama untuk otomotif,'' tambahnya.

 

Ketua LIPI Umar Anggara Jenie mengakui Marlip merupakan kendaraan dengan tingkat emisi nol dan ramah lingkungan yang diproduksi LIPI sejak tahun 1998. ''Karenanya ke depan kami meminta dukungan pemerintah untuk menarik minat calon investor dalam memproduksi Marlip yang lebih besar lagi,'' katanya.

 

Sampai 2005 ini, LIPI sudah memproduksi 50 unit Marlip dengan kecepatan maksimal 40 km/jam berbobot 250 kg, tenaga listrik yang tahan selama delapan jam, dijual seharga Rp 40 juta per unit. Marlip sudah digunakan sebagai kendaraan operasional di berbagai instansi, seperti RSUD Karawang, RS Fatmawati, RSUD Donggala, Kebon Raya Bogor dan Polwiltabes Makassar. Ditambahkan, kapasitas produksi Marlip di Pabrik Cimahi mencapai 30 unit per bulan atau satu unit setiap hari.

''Di masa datang akan dibuat mobil Marlip untuk jalan raya kalau sudah ada undang-undangnya. Namun untuk saat ini diharapkan dengan dukungan pemerintah, Marlip bisa dioperasikan di setiap bandara, rumah sakit besar, lapangan golf, pabrik dan tempat-tempat rekreasi di Indonesia, sehingga gerakan nasional hemat energi akan lebih bermanfaat,'' kata Kepala LIPI. (034)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)