KNKT Mulai Periksa Kasus Garuda Ditabrak
Mobil
Denpasar
(Bali Post) -
Kasus pesawat Garuda ditabrak mobil katering di
Bandara Ngurah Rai, Senin (25/2) malam lalu, berbuntut panjang.
Tim investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi
(KNKT) Jakarta yang beranggotakan dua orang diterjunkan ke Bali.
Secara maraton, tim ini bertemu dan memeriksa sejumlah pihak yang
terkait dengan peristiwa tersebut.
Tim dari KNKT itu tiba di Bali Jumat (29/2) lalu
dan telah melakukan sejumlah pertemuan. Antara lain dengan jajaran
PT Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai, Kepala Administrator Bandara
Ngurah Rai, petinggi Garuda Indonesia Denpasar dan Aerowisata
Catering Service (ACS). Belum diperoleh data hasil pertemuan
tersebut.
Sabtu (1/3) kemarin, berlangsung pertemuan di
Kantor Administrator Bandara Ngurah Rai di Jln. Juanda, Tuban.
Hadir dalam pertemuan tertutup itu Kepala Administrator Bandara
Ngurah Rai Moch. Fuchad, Manajer Operasional PAP I Bandara Ngurah
Rai Ketut Erdi Nuka, Stasiun Manager Garuda Indonesia Denpasar,
Muller dan dua orang dari KNKT.
Seusai pertemuan itu, sekitar pukul 14.00 wita,
mereka terlihat tergesa-gesa meninggalkan kantor Administrator
Bandara Ngurah Rai tanpa sempat diwawancarai. Bali Post melihat
dua orang anggota Tim Investigasi dari KNKT. Muller segera masuk
ke mobil kijang DK 1435 JY bersama dua orang tim itu. Manajer
Operasional PAP I Bandara Ngurah Rai Ketut Erdi Nuka tampak
menyusul.
Kepala Administrator Bandara Ngurah Rai Moch.
Fuchad mengatakan rombongan itu hendak bertemu dengan jajaran
pimpinan Garuda Denpasar. Ketika ditanya materi pertemuan yang
berlangsung hampir dua jam di kantornya, Fuchad tampak enggan
menyampaikan. "Oh, itu tamu dari Garuda Indonesia. Mereka dari
KNKT ingin mencari masukan terkait kejadian yang lalu (tabrakan
pesawat-red)," ujar Fuchad singkat.
General Manager ACS, Riza Suryo, yang dihubungi
dari kantornya di Tuban kemarin, mengaku memang mengetahui
kehadiran KNKT di Bali, setelah membaca koran. Ketika ditanya
apakah sudah ada agenda untuk bertemu Tim Investigasi dari KNKT,
Riza mengatakan belum. "Sejauh ini belum ada. Apalagi hari ini
hari libur. Kami belum pernah dihubungi," ujar Riza.
Dia sendiri tidak menyangka kalau kasus tabrakan
pesawat Garuda oleh mobil katering milik ACS yang melibatkan anak
buahnya, Senin (25/2) malam lalu, bakal berkembang. Namun, secara
internal, investigasi lanjutan di ACS terus dilakukan dan dikaji
secara mendalam. "Pada saatnya nanti, kami akan melaporkan
hasilnya secara rinci kepada pihak terkait," ujar Riza.
(Tim BP)