kembali ke halaman depan
bunga2.gif (1033 bytes)  Minggu Wage, 2 Maret 2008 tarukan valas
 

BERITA


KNKT Mulai Periksa Kasus Garuda Ditabrak Mobil

Denpasar (Bali Post) -
Kasus pesawat Garuda ditabrak mobil katering di Bandara Ngurah Rai, Senin (25/2) malam lalu, berbuntut panjang. Tim investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Jakarta yang beranggotakan dua orang diterjunkan ke Bali. Secara maraton, tim ini bertemu dan memeriksa sejumlah pihak yang terkait dengan peristiwa tersebut.

Tim dari KNKT itu tiba di Bali Jumat (29/2) lalu dan telah melakukan sejumlah pertemuan. Antara lain dengan jajaran PT Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai, Kepala Administrator Bandara Ngurah Rai, petinggi Garuda Indonesia Denpasar dan Aerowisata Catering Service (ACS). Belum diperoleh data hasil pertemuan tersebut.

Sabtu (1/3) kemarin, berlangsung pertemuan di Kantor Administrator Bandara Ngurah Rai di Jln. Juanda, Tuban. Hadir dalam pertemuan tertutup itu Kepala Administrator Bandara Ngurah Rai Moch. Fuchad, Manajer Operasional PAP I Bandara Ngurah Rai Ketut Erdi Nuka, Stasiun Manager Garuda Indonesia Denpasar, Muller dan dua orang dari KNKT.

Seusai pertemuan itu, sekitar pukul 14.00 wita, mereka terlihat tergesa-gesa meninggalkan kantor Administrator Bandara Ngurah Rai tanpa sempat diwawancarai. Bali Post melihat dua orang anggota Tim Investigasi dari KNKT. Muller segera masuk ke mobil kijang DK 1435 JY bersama dua orang tim itu. Manajer Operasional PAP I Bandara Ngurah Rai Ketut Erdi Nuka tampak menyusul.

Kepala Administrator Bandara Ngurah Rai Moch. Fuchad mengatakan rombongan itu hendak bertemu dengan jajaran pimpinan Garuda Denpasar. Ketika ditanya materi pertemuan yang berlangsung hampir dua jam di kantornya, Fuchad tampak enggan menyampaikan. "Oh, itu tamu dari Garuda Indonesia. Mereka dari KNKT ingin mencari masukan terkait kejadian yang lalu (tabrakan pesawat-red)," ujar Fuchad singkat.

General Manager ACS, Riza Suryo, yang dihubungi dari kantornya di Tuban kemarin, mengaku memang mengetahui kehadiran KNKT di Bali, setelah membaca koran. Ketika ditanya apakah sudah ada agenda untuk bertemu Tim Investigasi dari KNKT, Riza mengatakan belum. "Sejauh ini belum ada. Apalagi hari ini hari libur. Kami belum pernah dihubungi," ujar Riza.

Dia sendiri tidak menyangka kalau kasus tabrakan pesawat Garuda oleh mobil katering milik ACS yang melibatkan anak buahnya, Senin (25/2) malam lalu, bakal berkembang. Namun, secara internal, investigasi lanjutan di ACS terus dilakukan dan dikaji secara mendalam. "Pada saatnya nanti, kami akan melaporkan hasilnya secara rinci kepada pihak terkait," ujar Riza. (Tim BP)

 

 

ke atas

 
LIVE RADIO GLOBAL
Live Radio Global FM Kinijani

 

ACARA RADIO & TV

 

CUACA

www.bali-travelnews.com