Gitaris Bali tak Kalah Saing
PERKEMBANGAN
musik, siapa pun tahu, kini makin pesat saja. Dari fakta ini pula
muncul banyak musisi atau pemusik berkualitas. Malah, mereka yang
ada di wilayah ini justru sebagian besar berusia belia. Lahirnya
sejumlah gitaris muda Bali berbakat tahun-tahun belakangan ini
seperti tak terbendung. Mereka rata-rata memiliki skill luar biasa
dengan pola permainan jari yang ber-speed tinggi.
Hal ini diakui dua gitaris senior Bali, Ketut Riwin
dan Manto. Riwin maupun Manto, dua gitaris sepuh Bali yang hadir
di tengah "deklarasi" berdirinya Bali Guitar Club (BGC) di Sanur,
sama-sama memuji para gitaris muda Bali kini. "Mereka rata-rata
memang memiliki kemampuan lebih. Untuk ukuran nasional, saya rasa
mereka tak kalah saing," ujar Manto, pemain gitar kelompok musik
Harley Angels Rock Band ini.
Sementara Riwin, sembari tak henti-hentinya
menganggukkan kepala dan berdecak kagum ketika sejumlah gitaris
muda mendemonstrasikan kemampuannya di atas panggung, selalu
berucap, "Luar biasa"! Mantan pemain gitar Pahama Group --
satu-satunya vocal group yang tenar di Tanah Air pada era 1970-an
dan sempat mempopulerkan pertama kali lagu "Kidung" ciptaan Chris
Manusama -- ini berkomentar hampir senada dengan Manto. "Dibanding
dengan tahun 1970-an, gitaris muda sekarang memang memiliki banyak
kelebihan," kata Riwin yang kini aktif di grup musik Tropical
Transit ini.
Perihal berdirinya BGC yang digagas I Wayan
Balawan, Manto maupun Riwin menyambut gembira sekaligus menumpukan
harapan besar. Paling tidak ke depan, bagi kedua gitaris sepuh
ini, gitaris Bali punya wahana dan mampu unjuk diri. Sebagaimana
juga harapan Wali Kota Denpasar A.A. Puspayoga, agar gitaris Bali
mampu berbicara di tingkat nasional maupun internasional. Semoga.
(tin)