kembali ke halaman depan
bunga2.gif (1033 bytes)  Minggu Wage, 16 Juli 2006 tarukan valas
 

OLAH RAGA


30.000 Pelari Ikuti ''Vitazone Bali TV 10-K''
Didiskualifikasi, Pelari Elite yang Pindah Kelas

Denpasar (Bali Post) -
Sebanyak 30 ribu pelari elite nasional, lokal dan luar negeri akan tumplek beradu kecepatan dalam lomba lari sejauh 10 ribu meter pada ajang ''Vitazone Bali TV 10-K''. Hajatan ini digelar Minggu (16/7) pagi ini mulai pukul 06.30 wita.

Lomba lari jalan raya yang mengusung tema ''run for peace and leisure in Bali'' akan dilepas secara bersama-sama di tempat start depan Patung Ngurah Rai Tuban oleh Menpora Adhyaksa Dault, Menbudpar Jro Wacik, Ketua Umum KONI Pusat Agum Gumelar, Gubernur Bali Dewa Beratha, Pangdan IX/Udayana Mayjen TNI Zamroni, S.E., Kapolda Bali Irjen Pol. Soenarko Danu Ardanto, Pimpinan KMB Satria Naradha, dan segenap bupati/wali kota.

Menyongsong hajatan akbar dalam rangka HUT ke-4 Bali TV dan recovery Bali itu, pihak panitia tampak sangat serius mempersiapkan segala sesuatunya. Panggung telah ditata artistik di tempat start dan finis di Gapura BTDC Nusa Dua. Panggung khusus di lokasi penarikan door prize ini sangat menawan.

Menurut Ketua Panitia, Drs. Made Nariana, Sabtu (15/7) kemarin, pihak Project Pop asal Jakarta dengan personel Tika Panggabean cs. sudah menggelar geladi resik. Hal yang sama dilakukan para artis-artis top Bali yang sedang naik daun,  seperti Nanoe Biru, Joni Agung, Double T, Bondres Dwi Mekar Buleleng, Manik, Ayu Stiati, Dewi Pradewi yang diiringi Pank Kwala Band. Persiapan, prosesi perdamaian akan ditandai dengan pelepasan ratusan burung merpati.

Ajang ''Vitazone Bali TV 10-K'' ini juga dimeriahkan pelari  dari mancanegara seperti John Lips yang bergabung dalam Bali Hash House Harriers, Toon asal Belanda, Steve (Inggris). Pelari elite nasional seperti I Gde Karangasem asal Jawa Barat, pelari lainnya Noce Matifal, Johari Johan, Fery Junaidi, Agus Prayoga, Yohusa (Babel), Kamlasi bersaudara, Osias, Samgar dan Alberth, Yana Kebkale, Ruwiyati, Trianingsih, Agustina, Unik Setiorini, dan Erni Ulatiningsih. ''Kami bangga para pelari luar negeri dan elite nasional ambil bagian. Ini mengisyaratkan ajang lari 'Vitazone Bali TV 10-K' mendapat respons positif,'' tutur Nariana.

Tentang sinyalemen ada pelari elite ingin pindah kelas, tambah Nariana, isu tersebut sudah masuk ke pihak panitia juga Pengda PASI Bali yang mengkoordinasikan 150 wasit/juri. Jika kebodohan itu dilakukan oleh pelari elite, pihak panitia tidak segan-segan akan menjatuhkan penalti. ''Bila ada oknum pelari elite 10 besar sampai pindah kelas, tidak ada alasan, pasti akan dipenalti alias didiskualifikasi,'' tegas Nariana.

Tumpleknya peserta ambil bagian, boleh jadi karena pihak panitia sejak awal sudah memanjakan semua pelari dengan memberikan energen saat start, minum vitazone di kilometer 5 dan di garis finis sebuah mi gelas. Di samping servis itu, panitia juga memberikan hadiah sangat wah satu unit mobil Suzuki APV, 10 sepeda motor Kawasaki ZX 130 cc, ratusan televisi Polytron 14 inci serta door prize menarik lainnya. (kmb11)

 

 

ke atas

 
LIVE RADIO GLOBAL
Live Radio Global FM Kinijani

 

ACARA RADIO & TV

 

CUACA

www.bali-travelnews.com