Santi dan Toni Sumbang Emas
Denpasar
(Bali Post) -
Para pemanjat tebing tuan rumah menambah dua keping emas dalam
kejuaraan panjat tebing youth Asia, di halaman stadion Ngurah Rai,
yang berakhir Sabtu (15/7) kemarin. Mereka adalah Toni Mamiri di
boulder youth B, dan Santi Welyanti boulder youth A.
Dengan demikian, Indonesia merebut juara umum
dengan mengoleksi 11 emas, 12 perak, dan 10 perunggu. Sementara
Zulfadzli (Malaysia) merebut dua emas di lead dan boulder junior.
Atlet Korsel Park Ji Hwan juga menyabet di lead dan boulder youth
A.
Prestasi pemanjat tebing Bali pada kejuaraan Asia
ini meraih satu emas dari Ketut Agus Krisna Permadi, dua perak
dari Praya Dinata dan Nadia Putri, sedangkan dua perunggu
dipersembahkan Aldi Rahman dan Cipto B.
Ketua Pengda FPTI GK Adhiputra, menjelaskan
pelaksanaan kejurnas panjat tebing dibantu Gubernur Bali Rp 30
juta, dilanjutkan dengan kejuaraan Asia telah memunculkan atlet
berbakat Bali. ''Kami minta terus berlatih di seluruh pengcab
FPTI,'' saran Adhiputra.
Di sisi lain, Ketut Agus Krisna Permadi merupakan
satu-satunya peraih emas di kejuaraan Asia. Ia mulai belajar
panjat tebing sejak duduk di bangku kelas 1 SMAN 2 Denpasar. Kini,
mahasiswa FH Unud Ekstensi ini berharap bisa memperkuat Bali di
PON. ''Saya ingin berlaga pada kejurnas senior di Bandung,
September mendatang,'' jelas atlet kelahiran Denpasar, 24 Desember
1987 ini. (022)