kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Selasa Umanis, 15 Maret 2005

 Nusatenggara


Pengesahan
Pimpinan DPRD NTB.................
Anggota
Cemas, Pimpinan Sementara Optimis  

Mataram (Suara NTB) -
Hingga
Senin (14/3) kemarin, surat keputusan Menteri Dalam Negeri tentang pengesahan pimpinan DPRD NTB terpilih belum juga turun. Sebagian anggota Dewan cemas kalau Mendagri belum bisa mengesahkan karena masih terganjal peraturan tata tertib. Namun Ketua Sementara DPRD NTB, H. Suhaili FT, optimis Mendagri segera menurunkan surat keputusan dan pelantikan bisa terlaksana minggu ini.

Sejumlah anggota Dewan yang ditemui terpisah mempertanyakan belum turnnya surat pengesahan pimpinan Dewan terpilih dari Mendagri. Bahkan anggota Dewan lainnya cemas dan ragu akan turunnya keputusan Mendagri, karena masih terhadang beberapa masalah -- di antaranya ada yang mempersoalkan pergantian pimpinan sementara Dewan (dari H. Sunardi Ayub ke H. Suhaili FT). Juga masih adanya pasal dalam tata tertib Dewan terkait dengan keberadaan Fraksi PAN yang jumlah anggotanya menyimpang dari ketentuan PP 25 tahun 2004.

Sebagian anggota Dewan mengaku optimis Mendagri bakal mengesahkan pimpinan Dewan yang terpilih dalam rapat paripurna khusus beberapa minggu lalu. Tutur Rizali Hadi dari Fraksi PAN, terkait dengan pemilihan pimpinan Dewan sudah tak ada masalah. Mekanisme serta ketentuan sudah diikuti. ''Mendagri pasti mengesahkan. Pimpinan sementara sudah menyiapkan paripurna pelantikan dalam minggu ini,'' ucapnya.

Rizali Hadi berharap tak ada yang mempersoalkan, apalagi sampai mengeruhkan suasana yang saat ini sudah tenang. Kini tinggal menunggu pengesahan dari Mendagri. Apalagi secara internal, di antaranya melalui panitia khusus perubahan tatib, semua fraksi sudah menyepakati. ''Terus terang kami sampai stress karena cukup lama Dewan ini belum bisa melaksankan tugasnya akibat alat kelengkapan Dewan belum ada,'' ucap Wakil Ketua Fraksi PAN ini.

Hal senada disampaikan Marzan Qomar dan H. Syahdan dari Fraksi PBB. Saking ingin segera Dewan bekerja, Syahdan dengan stelan jasnya mengira Senin kemarin sudah ada paripurna pelantikan pimpinan Dewan terpilih. Marzan menyatakan pihaknya merasa tidak enak dengan masyarakat karena sudah tujuh bulan Dewan belum bisa berbuat banyak, terutama yang bersentuhan dengan kepentingan masyarakat dan kontrol terhadap kinerja eksekutif.

Suhaili FT, Ketua Sementara DPRD NTB yang juga Ketua DPRD NTB terpilih, ditemui terpisah, menyatakan pada intinya dari proses yang dilalui, keputusan pengesahan dari Mendagri tak ada masalah. ''Tinggal menunggu hitam putihnya saja. Insya Allah hari ini (Senin kemarin-red) surat keputusannya ditandatangani Mendagri,'' kata Suhaili di ruang kerjanya.

Mengenai adanya kabar pengesahan dari Mendagri masih terhalang beberapa masalah yang dianggap prinsip sejumlah anggota Dewan, menurut Suhaili wajar dari 55 orang anggota Dewan ada yang menilai seperti itu. ''Itu semua tergantung dari sudut mana memandangnya. Secara pribadi saya berpikir pada kepentingan masyarakat, makanya saya bilang ke Mendagri kalau memang dibatalkan ya dibatalkan supaya masyarakat tahu,'' tandasnya.

Bisa dibayangkan, lanjutnya, kalau proses yang begitu panjang dibatalkan Mendagri. Karena kalaupun pemilihan diulang belum tentu menghasilkan keputusan yang diharapkan. Hal ini tentu menjadi pertimbangan Mendagri, apalagi Dewan sejak dilantik tujuh bulan lalu belum emmberi kontribusi sesuai harapan masyarakat.(046)

Berita Selengkapnya, Klik di Sini

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)