Pengesahan
Pimpinan DPRD NTB.................
Anggota
Cemas, Pimpinan
Sementara Optimis
Mataram
(Suara NTB) -
Hingga
Senin (14/3) kemarin,
surat
keputusan
Menteri Dalam
Negeri tentang
pengesahan pimpinan
DPRD NTB terpilih belum
juga turun.
Sebagian anggota
Dewan cemas
kalau Mendagri
belum bisa
mengesahkan karena
masih terganjal
peraturan tata
tertib. Namun
Ketua Sementara
DPRD NTB, H. Suhaili FT, optimis
Mendagri segera
menurunkan
surat
keputusan
dan pelantikan
bisa terlaksana
minggu ini.
Sejumlah
anggota Dewan
yang ditemui terpisah
mempertanyakan belum
turnnya
surat
pengesahan
pimpinan Dewan
terpilih dari
Mendagri. Bahkan
anggota Dewan
lainnya cemas
dan ragu
akan turunnya
keputusan Mendagri,
karena masih
terhadang beberapa
masalah -- di
antaranya ada
yang mempersoalkan pergantian
pimpinan sementara
Dewan (dari
H. Sunardi Ayub
ke H. Suhaili
FT). Juga masih
adanya pasal
dalam tata
tertib Dewan
terkait dengan
keberadaan Fraksi
PAN yang jumlah
anggotanya menyimpang
dari ketentuan
PP 25 tahun 2004.
Sebagian
anggota Dewan
mengaku optimis
Mendagri bakal
mengesahkan pimpinan
Dewan yang terpilih
dalam rapat
paripurna khusus
beberapa minggu
lalu.
Tutur Rizali
Hadi dari
Fraksi PAN, terkait
dengan pemilihan
pimpinan Dewan
sudah tak
ada masalah.
Mekanisme serta
ketentuan sudah
diikuti. ''Mendagri
pasti mengesahkan.
Pimpinan sementara
sudah menyiapkan
paripurna pelantikan
dalam minggu
ini,'' ucapnya.
Rizali
Hadi berharap
tak ada
yang mempersoalkan, apalagi
sampai mengeruhkan
suasana yang saat
ini sudah
tenang.
Kini tinggal
menunggu pengesahan
dari Mendagri.
Apalagi secara
internal, di antaranya
melalui panitia
khusus perubahan
tatib, semua
fraksi sudah
menyepakati. ''Terus
terang kami
sampai stress karena
cukup lama Dewan
ini belum
bisa melaksankan
tugasnya akibat
alat kelengkapan
Dewan belum
ada,'' ucap
Wakil Ketua
Fraksi PAN ini.
Hal
senada disampaikan
Marzan Qomar
dan H. Syahdan
dari Fraksi
PBB.
Saking ingin
segera Dewan
bekerja, Syahdan
dengan stelan
jasnya mengira
Senin kemarin
sudah ada
paripurna pelantikan
pimpinan Dewan
terpilih. Marzan
menyatakan pihaknya
merasa tidak
enak dengan
masyarakat karena
sudah tujuh
bulan Dewan
belum bisa
berbuat banyak,
terutama yang bersentuhan
dengan kepentingan
masyarakat dan
kontrol terhadap
kinerja eksekutif.
Suhaili
FT, Ketua Sementara
DPRD NTB yang juga Ketua
DPRD NTB terpilih, ditemui
terpisah, menyatakan
pada intinya
dari proses
yang dilalui, keputusan
pengesahan dari
Mendagri tak
ada masalah.
''Tinggal
menunggu hitam
putihnya saja.
Insya Allah hari
ini (Senin
kemarin-red)
surat
keputusannya
ditandatangani Mendagri,''
kata Suhaili
di ruang
kerjanya.
Mengenai
adanya kabar
pengesahan dari
Mendagri masih
terhalang beberapa
masalah yang dianggap
prinsip sejumlah
anggota Dewan,
menurut Suhaili
wajar dari
55 orang anggota
Dewan ada
yang menilai seperti
itu. ''Itu
semua tergantung
dari sudut
mana memandangnya.
Secara pribadi
saya berpikir
pada kepentingan
masyarakat, makanya
saya bilang
ke Mendagri
kalau memang
dibatalkan ya
dibatalkan supaya
masyarakat tahu,''
tandasnya.
Bisa
dibayangkan, lanjutnya,
kalau proses
yang begitu panjang
dibatalkan Mendagri.
Karena kalaupun
pemilihan diulang
belum tentu
menghasilkan keputusan
yang diharapkan. Hal ini
tentu menjadi
pertimbangan Mendagri,
apalagi Dewan
sejak dilantik
tujuh bulan
lalu belum
emmberi kontribusi
sesuai harapan
masyarakat.(046)